Qurban Ekspedisi
oleh Tarmizi Ashidiq, Ketua Daarul Qur'an
Pengantar Qurban Istimewa

Ada terobosan baru dan menarik yang dilakukan Quis Daqu di awal tahun 2018 ini. Rabu, 31 Januari 2018 Quis Daqu melakukan kerjasama dengan Daqu Agrotechno dalam hal penggemukan bakalan hewan ternak yaitu domba. Bakalan hewan ternak ini akan dipelihara oleh mitra Daqu Agrotechno yaitu para petani binaan yang berada di sekitar area penggemukan hewan ternak. Para petani binaan Daqu Agrotechno akan diberikan ilmu ternak yang berbasis lingkungan. Artinya kegiatan penggemukan hewan ternak ini menggunakan prinsip ekologi, di mana terdapat sinergitas antara kegiatan bercocoktanam dengan pembudidayaan hewan ternak.

Hewan ternak mendapatkan pakan dari sisa tanaman yang dibudidayakan di lahan pertanian, kemudian kotoran hewan ternak bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kandang bagi tanaman. Inilah prinsip yang ditanamkan kepada para mitra dalam merawat domba-domba yang digemukkan. Selain itu ditanamkan juga Daqu Method kepada para mitra, di antaranya

 

1. Shalat berjamaah & jaga hati

2. Jaga Sikap Tahajud

3. Dhuha & Qabliyah Ba'diyah

4. Menghafal & Tadabur Al Qur'an

5. Sedekah & Puasa Sunnah

6. Belajar & mengajar

7. Doa mendoakan & minta didoakan

8. Sabar, Syukur & Ridho 


​Dengan menerapkan Daqu Method ini diharapkan para mitra akan senantiasa mengingat Sang Pencipta yaitu Allah ta'ala. Dengan mengingat Allah ta'ala maka hati akan tenang. Jika para mitra memiliki hati yang tenang dan jiwa yang bersih maka harapannya akan merawat domba-domba dengan baik sehingga dihasilkan hewan ternak yang unggul. Bakalan domba yang digemukkan ini dipersiapkan untuk qurban Idul Adha maupun aqiqah. Apabila sudah cukup umur, daging domba ini akan disalurkan ke rumah tahfizh santri-santri penghafal Al-Qur'an juga ke daerah-daerah pedalaman pelosok dan pulau terluar Indonesia yang berfokus ke arah pengembangan Al-Qur'an.

Quis Daqu menyediakan fasilitas bagi Anda yang ingin berqurban maupun aqiqah melalui Quis Daqu. Quis Daqu sebagai penyedia hewan qurban maupun aqiqah berupa domba unggul yang dipelihara di kandang penggemukan hewan ternak Daqu Agrotechno, Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat. Selain itu, Quis Daqu juga sebagai penyalur daging qurban maupun aqiqah ke rumah tahfizh santri-santri penghafal Al-Qur'an juga ke daerah-daerah pedalaman pelosok dan pulau terluar Indonesia yang berfokus ke arah pengembangan Al-Qur'an. Dengan berqurban maupun aqiqah melalui Quis Daqu, selain Anda membantu syiar Islam juga membantu perekonomian para petani binaan.

Allah Swt berfirman : "Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)". (QS. Al-Hajj, 34) Rasulullah SAW melaksanakan qurban pada saat melaksanakan haji Wada' di Mina. Beliau berqurban 100 ekor unta, 70 ekor disembelih dengan tangannya sendiri dan 30 ekor disembelih oleh Ali bin Abi Thalib. Ibadah qurban Nabi SAW ini difirmankan Allah dalam surat Al-Hajj ayat 36 yang artinya : "Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat).

Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur". Allah SWT berfirman : "Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik" . (Al-Hajj:37).

Berqurban pada hakikatnya adalah suatu bentuk pengabdian dan kepasrahan seorang hamba yang bertaqwa dalam melaksanakan perintah Allah SWT. Hanya orang-orang yang bertakwa serta ikhlas sajalah yang akan diterima qurbannya oleh Allah Swt.

 

Geser kekiri/kanan untuk melihat konten lainnya..
Ekspesidi Gizi Hingga Gaza

Tahun lalu, sebanyak 350 warga Gaza yang umumnya janda dan anak yatim keluarga syuhada, kebagian daging qurban masing-masing 1 kg dari Quis Daarul Qur’an. Para penerima daging bermukim di Jabalia dan Bait Lahiyah Gaza Utara, juga Deir Balah Gaza Selatan. "Gizi qurban tahun ini semakin dibutuhkan warga Gaza", kata perwakilan Daarul Qur’an Indonesia di Gaza, Abdillah Onim.


Memang benar, kondisi Gaza kian memburuk. Sebuah laporan terbaru oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dilansir 11 Juli 2017 mengatakan bahwa kondisi kehidupan di Jalur Gaza telah memburuk dalam 10 tahun sejak wilayah tersebut diblokade oleh Israel. Indikatornya adalah penurunan pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan listrik yang semakin parah. Pengangguran usia produktif mencapai 60%.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa sumber air Gaza yang diprediksi akan “habis” pada tahun 2020, kecuali jika tindakan segera dilakukan. Untuk menyelamatkan Gaza, Robert Piper, Koordinator Bantuan Bantuan Kemanusiaan dan Pembangunan PBB, mengajak kepedulian internasional. “Saya melihat proses mencekik yang luar biasa tidak manusiawi dan tidak adil ini yang secara perlahan dua juta warga sipil di Gaza yang benar-benar menimbulkan ancaman bagi siapa pun,” katanya seperti dikutip Ajazeera (11/7).

Piper menambahkan, masih mungkin untuk menghindari krisis kemanusiaan hanya jika masyarakat internasional bertindak cepat. “Pertama-tama kita perlu memprioritaskan Gaza sedikit lebih tinggi, jika tidak berada di puncak agenda kemanusiaan,” katanya. Robert Vallent, juru bicara Program Pembangunan PBB di Gaza, mengatakan bahwa penduduk Gaza tidak boleh diasingkan ke sebuah kasus kemanusiaan. “Seseorang tidak seharusnya dalam kondisi kelaparan, tetapi mereka berada dalam situasi kritis,” katanya. “Ini adalah situasi politik buatan manusia yang membutuhkan tindakan politik,” tutur Vallent.

Tentu saja, Qurban Ekspedisi juga menyasar penduduk Tanah Air yang paling membutuhkan. Misalnya warga lereng Gunung Sinabung, Kabupaten karo, Sumatera Utara. Hingga saat ini masih banyak warga sana yang berstatus pengungsi, lantaran hampir tiap hari Sinabung erupsi. Bertahun-tahun hidup di penampungan, tanpa tahu kapan erupsi Sinabung akan berakhir, tentu membuat para pengungsi galau. Semoga qurban Anda menjadi penawar hati mereka.

Qurban Ekspedisi tidak melupakan warga muallaf suku adat, seperti di Dusun Fuyu dan Linte, Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah. Mereka masih sangat miskin baik secara spiritual, budaya, maupun material. Dan tentu, Qurban Ekspedisi diprioritaskan untuk komunitas-komunitas binaan Daarul Qur’an seperti warga Ponpes Tahfidz Quran, Rumah Tahfidz, dan Kampung Qur’an dan sekitarnya.

Salah satunya komunitas Rumah Qur’an Lore Lindu di Desa Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.  Lindu terletak di Taman Nasional Lore Lindu yang sangat sulit diakses. Hanya motor yang bisa menembus lokasi ini. Sebelumnya, warga harus berjalan kaki atau berkuda untuk mendaki trek ke Lindu sejauh 16 km.  Untuk mengirim qurban sapi ke Lindu, tahun lalu panitia setempat harus menuntun sapi berjalan kaki selama empat jam.
Rekening QUIS
Bank Mandiri - 101 000 1010 204
BNI Syariah - 8287 7777 07
Bank CIMB - 860 00 76408 00
a/n. Yayasan Daarul Qur'an Indonesia
QUIS - Qurban Istimewa | PPPA Daarul Qur'an

Gedung QUIS Daarul Qur'an - Kawasan Bisnis CBD Ciledug | Blok C5 No.3 Jl. HOS Cokroaminoto, Karang Tengah, Kota Tangerang 15157. Telp. ( 021 ) 7300 686 ( Hunting ), Fax. ( 021 ) 7344 4858