Qurban Ekspedisi
oleh Tarmizi Ashidiq, Ketua Daarul Qur'an
Always
Siaaap! Qurban.
Dalam hadits qudsi, Allah SWT berbicara kepada nabi Musa AS. “Wahai hamba Ku... aku lapar, tapi kenapa kalian tak memberi Aku makan, Aku haus, tapi kenapa kalian tak beri Aku minum, Aku susah, tapi kenapa kalian tak mengunjungi-Ku” “Ya Rabb... di mana aku bisa menemui-Mu?” Tanya Musa.

Allah SWT berfirman, “Barang siapa yang ingin menemui-Ku, maka temuilah mereka yang kehausan, mereka yang kelaparan, dan mereka yang kesusahan. Karena sesungguhnya Aku bersamanya.” Lalu, Allah SWT menambahkan firman-Nya: “Ketahuilah, tidaklah sampai cinta-Ku kecuali kalian mencintai sesama. Tidaklah sampai pelayanan-Ku, kecuali kalian sudi melayani sesama.”

Kurban secara dasarnya adalah mendekatkan diri pada Allah swt. Hukum kehidupan itu biasanya orang yang lebih dekat pada kekuasaan maka akan mendapatkan akses ketenangan. Kita sebagai pekerja jika dekat dengan atasan maka akan mudah mendapat solusi jika ada sesuatu yang kita tidak paham akan pekerjaan kita. Lalu bagaimana jika kita dekat dengan Allah yang memiliki kehidupan? Karena itu ada rumus dalam Alquran jika Anda memiliki satu hajat atau keperluan yang sulitnya sangat luar biasa bahkan mustahil bagi manusia, maka lakukan amalan-amalan yang bisa mendekatkan diri pada Allah swt. Bahkan para ulama menekankan agar melakukan amalan yang jarang dilakukan oleh manusia lainnya. Misal saat banyak orang tidur malam, maka Anda bangun di sepertiga malam mendirikan shalat dan berdoa pada Allah swt. Disaat banyak orang hanya mengerjakan shalat fardhu maka Anda tambah dengan shalat sunnah. Begitu juga saat kebanyakan orang tidak berpuasa di luar bulan Ramadhan maka Anda berpuasa senin-kamis bahkan puasa daud.

Saat banyak yang hanya mencukupkan shalat fardhu, maka Anda shalat sunnah juga. Sebagaimana ibadah shalat, ibadah kurban adalah salah satu pintu terbaik dalam mendekatkan diri kepada Allah swt. Selain itu juga menjadi media peningkat ketakwaan seorang hamba. Sebagaimana firman Allah surat Al-Maidah ayat 27. Maka wajarlah, bagi muslim yang mempunyai kemapanan ekonomi sudah menyiapkan hewan terbaik untuk hewan yang akan diqurbankanya, dan tentu kita pun berharap ibadah qurban ini menjadi salah satu amalan terbaik kita. Bukan hanya orang mampu secara ekonomi berkurban, dibeberapa media bahkan digambarkan banyak mereka yang terbatas secara ekonomi, karena mereka berharap, dengan kurban mereka dapat mendapatkan Ridho dari Allah swt. “Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertaqwa” Selain itu ibadah kurban juga memiliki dimensi sosial. Ibadah kurban merupakan sarana hubungan kemanusiaan yang dilandasi oleh semangat of belonging dan sense of responsibility. Banyak hingga saat ini saudara-saudara kita yang hanya setelah melaksanakan shalat Idul Adha mereka hanya kembali ke rumah masing-masing dan melaksanakan aktivitas seperti biasa karena mereka tidak ada hewan kurban yang bisa disaksikan untuk dipotong apalagi dibagikan. Jikapun ada acara kumpul dan silaturahmi mereka hanya menyediakan makanan alakadarnya. Ini pasti berbeda dengan kita yang di kota. Pada saat Idul Adha biasanya kita akan sibuk berkumpul sambil menyate daging yang baru saja disembelih pagi harinya. Bahkan aktivitas ini bisa berlangsung hingga beberapa hari kedepan.

Betapa bahagianya kita dengan momen ini. Bayangkan jika kebahagiaan ini kita bagi dengan saudara-saudara kita dipelosok agar senyum mereka terkembang pada hari Idul Adha. Agar kebahagiaan yang kita rasakan juga dapat mereka rasakan kembali. Lewat Qurban Istimewa (QUIS) Daarul Qur’an ingin menghadirkan kebahagiaan ke setiap rumah saudara muslim kita yang berada di pelosok lewat hewan kurban yang Anda percayakan amanahnya kepada kami. Harapan kami kebahagiaan yang kita tularkan kepada saudara kita dipelosok akan meningkatkan indeks kebahagiaan mereka. Insya Allah, tahun ini distribusi hewan dan daqing qurban Quis akan bertambah luas daerah penyalurannya. Tidak hanya di daerah miskin, rawan pangan, dan rawan bencana juga dibeberapa daerah dipelosok Indonesia, pendistribusian juga akan dilakukan di kawasan-kawasan luar negeri yang membutuhkan, seperti Rohingya, Gaza, Palestina dan Syuria.

Hewan-hewan ini berasal dari binaan pemberdayaan di rumah tahfiz, kampung Qur’an dan mitra peternak QUIS yang telah bekerjasama dalam beberapa tahun belakangan. Kerjasama ini kami bangun dalam ikhtiar meningkatkan daya saing para peternak lokal dengan memutus mata rantai pengepul. Dengan begitu akan terdongkrak pula penghasilan mereka secara langsung. Maka, lewat ibadah kurban ini mari kita jadikan sarana untuk mendekat kepada Allah swt, di mana salah satunya, berdasar hadits qudsi diatas, adalah dengan mendekati orang-orang lemah, tidak mampu dan dhuafa. Dan adakalanya orang yang membutuhkan bantuan kita itu tidak berada dekat dengan kita tetapi mereka ada jauh di sana tapi mereka berada di pelosok-pelosok desa.
Geser kekiri/kanan untuk melihat konten lainnya..
Ekspesidi Gizi Hingga Gaza

Tahun lalu, sebanyak 350 warga Gaza yang umumnya janda dan anak yatim keluarga syuhada, kebagian daging qurban masing-masing 1 kg dari Quis Daarul Qur’an. Para penerima daging bermukim di Jabalia dan Bait Lahiyah Gaza Utara, juga Deir Balah Gaza Selatan. "Gizi qurban tahun ini semakin dibutuhkan warga Gaza", kata perwakilan Daarul Qur’an Indonesia di Gaza, Abdillah Onim.


Memang benar, kondisi Gaza kian memburuk. Sebuah laporan terbaru oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dilansir 11 Juli 2017 mengatakan bahwa kondisi kehidupan di Jalur Gaza telah memburuk dalam 10 tahun sejak wilayah tersebut diblokade oleh Israel. Indikatornya adalah penurunan pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan listrik yang semakin parah. Pengangguran usia produktif mencapai 60%.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa sumber air Gaza yang diprediksi akan “habis” pada tahun 2020, kecuali jika tindakan segera dilakukan. Untuk menyelamatkan Gaza, Robert Piper, Koordinator Bantuan Bantuan Kemanusiaan dan Pembangunan PBB, mengajak kepedulian internasional. “Saya melihat proses mencekik yang luar biasa tidak manusiawi dan tidak adil ini yang secara perlahan dua juta warga sipil di Gaza yang benar-benar menimbulkan ancaman bagi siapa pun,” katanya seperti dikutip Ajazeera (11/7).

Piper menambahkan, masih mungkin untuk menghindari krisis kemanusiaan hanya jika masyarakat internasional bertindak cepat. “Pertama-tama kita perlu memprioritaskan Gaza sedikit lebih tinggi, jika tidak berada di puncak agenda kemanusiaan,” katanya. Robert Vallent, juru bicara Program Pembangunan PBB di Gaza, mengatakan bahwa penduduk Gaza tidak boleh diasingkan ke sebuah kasus kemanusiaan. “Seseorang tidak seharusnya dalam kondisi kelaparan, tetapi mereka berada dalam situasi kritis,” katanya. “Ini adalah situasi politik buatan manusia yang membutuhkan tindakan politik,” tutur Vallent.

Tentu saja, Qurban Ekspedisi juga menyasar penduduk Tanah Air yang paling membutuhkan. Misalnya warga lereng Gunung Sinabung, Kabupaten karo, Sumatera Utara. Hingga saat ini masih banyak warga sana yang berstatus pengungsi, lantaran hampir tiap hari Sinabung erupsi. Bertahun-tahun hidup di penampungan, tanpa tahu kapan erupsi Sinabung akan berakhir, tentu membuat para pengungsi galau. Semoga qurban Anda menjadi penawar hati mereka.

Qurban Ekspedisi tidak melupakan warga muallaf suku adat, seperti di Dusun Fuyu dan Linte, Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah. Mereka masih sangat miskin baik secara spiritual, budaya, maupun material. Dan tentu, Qurban Ekspedisi diprioritaskan untuk komunitas-komunitas binaan Daarul Qur’an seperti warga Ponpes Tahfidz Quran, Rumah Tahfidz, dan Kampung Qur’an dan sekitarnya.

Salah satunya komunitas Rumah Qur’an Lore Lindu di Desa Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.  Lindu terletak di Taman Nasional Lore Lindu yang sangat sulit diakses. Hanya motor yang bisa menembus lokasi ini. Sebelumnya, warga harus berjalan kaki atau berkuda untuk mendaki trek ke Lindu sejauh 16 km.  Untuk mengirim qurban sapi ke Lindu, tahun lalu panitia setempat harus menuntun sapi berjalan kaki selama empat jam.
Rekening QUIS Pusat (Jakarta)
Bank BCA 603 084 1199
Bank Mandiri 101 000 1010 204
a/n. Yayasan Daarul Qur'an Indonesia
QUIS - Qurban Istimewa | PPPA Daarul Qur'an

Gedung QUIS Daarul Qur'an - Kawasan Bisnis CBD Ciledug | Blok C5 No.3 Jl. HOS Cokroaminoto, Karang Tengah, Kota Tangerang 15157. Telp. ( 021 ) 7300 686 ( Hunting ), Fax. ( 021 ) 7344 4858