Artikel Quis
Larangan Potong Rambut dan Kuku Bila Hendak Berqurban
Updated  03 September 2016 ( 794 ) views

LARANGAN POTONG RAMBUT DAN KUKU BILA HENDAK BERQURBAN

Banyak sekali hukum yang menjelaskan tentang qurban yang meliputi, hukum qurban, syarat qurban, sampai keutamaan qurban, dan yang akan di bahas kali ini mengenai larangan bagi sohibul qurban (orang yang hendak qurban) diantaranya adalah mencukur rambut dan memotong kuku, untuk lebih jelasnya simak uraian berikut :

Ada tuntunan dari Rasulullah SAW bagi umat Islam yang berniat untuk menyembelih hewan qurban pada hari raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) atau Hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijah). Yakni agar tidak memotong rambut dan kuku.

Berdasarkan Hadist Rasululloh SAw :

“Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban.” (HR. muslim)

Yang dimaksud dengan larangan mencabut kuku dan rambut di sini termasuk mencukur habis, memendekkannya, mencabutnya, memendekkan dengan membakarnya. Rambut yang dilarang dipotong termasuk bulu ketiak, kumis, bulu kemaluan, rambut kepala dan juga rambut yang ada di badan. Adapun tentang menyisir rambut, maka boleh melakukannya sekalipun rambutnya berjatuhan karenanya. Sedangkan menurut Ulama Syafi’iyah mengatakan bahwa yang dimaksud adalah dilarang memotong kuku atau memecahkannya. Adapun larangan memotong rambut adalah mencukur habis, memendekkan, mencabut, membakar, atau mengambil bulu yang ada. Larangan ini berlaku untuk bulu kemaluan, kumis, bulu ketiak, rambut kepala dan rambut badan lainnya.

Larangan ini hanya berlaku bagi orang yang hendak berkurban yaitu orang yang MEMBELI dan MEMBAYAR harganya. Adapun orang yang pahalanya ikut disertakan bagi mereka, misalnya kedua orang tua, anak-anak, dan istrinya, mereka tidak dilarang memotong rambut atau kuku mereka, sekalipun mereka diikutkan diniatkan pahala dalam kurban itu bersamanya, atau sekalipun ia secara sukarela membelikan hewan kurban dari uangnya sendiri untuk mereka.

Larangan ini di mulai ketika memasuki 1 Dzulhijah, maka bagi yang hendak berqurban dan ingin merapihkan rambut & kuku, kerjakanlah di hari sebelumnya kemudian bersabarlah untuk merapihkannya kembali hingga hewannya diqurbankan. Tahun ini 1 Dzulhijah bertepatan pada hari sabtu, 02/09/2016 larangan tersebut sudah berlaku mulai maghrib malam sabtu.

Hikmanya adalah agar seluruh anggota tubuh orang yang berkurban tetap lengkap untuk dibebaskan dari api Neraka dan membiarkan rambut dan kuku sempurna agar diambilnya bersama sembelihan kurban, sehingga menjadi bagian kurban disisi Allah dan kesempurnaan ibadah baginya.


(Red Sayidah)

Photo dalam artikel ini ..

Artikel lainnya pada periode ini
Scroll kebawah untuk melihat semua artikel dalam list ini..

Artikel lainnya


Scroll keatas / bawah untuk melihat seluruh daftar isi artikel ini ..
Rekening QUIS Pusat (Jakarta)
Bank BCA 603 084 1199
Bank Mandiri 101 000 1010 204
a/n. Yayasan Daarul Qur'an Indonesia
QUIS - Qurban Istimewa | PPPA Daarul Qur'an

Gedung QUIS Daarul Qur'an - Kawasan Bisnis CBD Ciledug | Blok C5 No.3 Jl. HOS Cokroaminoto, Karang Tengah, Kota Tangerang 15157. Telp. ( 021 ) 7300 686 ( Hunting ), Fax. ( 021 ) 7344 4858