Artikel Quis
Hukum Qurban Kolektif
Updated  04 Agustus 2017 ( 90 ) views

Hukum Qurban Kolektif

Ketentuan hewan qurban yang di syariatkan adalah sapi, unta, maupun kerbau untuk qurban tujuh orang, sedangkan kambing atau domba hanya bisa untuk qurban satu orang. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana jika 1 kambing dijadikan qurban untuk 10 orang atau untuk satu sekolahan (yang memiliki murid ratusan orang) atau satu desa? Karena ada yang melakukan hal seperti ini dengan alasan dana yang begitu terbatas dan dana tersebut didapat dari hasil patungan orang banyak.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan syarat sah qurban termasuk syarat kepemilikan hewan qurban. ada dua pilihan yaitu :

Pertama, dalam hal kepemilikan Seperti yang di jelaskan tadi bahwa kepemilikan qurban untuk seekor kambing adalah satu orang sedangkan sapi dan unta, maksimal dimiliki 7 orang.
 

Imam Ibnu Utsaimin mengatakan,
untuk kepemilikan qurban, dalam arti dua orang atau lebih, secara bersama memiliki seekor hewan untuk dijadikan qurban. hal ini tidak diperbolehkan dan tidak sah sebagai qurban. Kecuali unta dan sapi, boleh untuk qurban maksimal 7 orang saja. (Ahkam al-Udzhiyah, hlm. 20).

Kedua, dalam hal pahala seorang pemilik hewan menyembelih qurban atas nama dirinya dan keluarganya atau kaum muslimin lainnya. Ini diperbolehkan, meskipun orang yang diikutkan untuk mendapatkan pahala qurban itu jumlahnya banyak. berdasarkan hadis dari Abu Ayyub radhiyallahu ‘anhu yang artinya :
”Pada masa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam seseorang (kepala keluarga) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan ‎keluarganya.” (HR. Tirmidzi 1505 dan dishahihkan al-Albani).

Sebagaimana ketentuan di atas, satu kambing hanya boleh untuk qurban satu orang tetapi (boleh diniatkan untuk anggota keluarga), sedangkan satu sapi bisa untuk tujuh orang (termasuk anggota keluarganya), dan satu unta untuk sepuluh orang (termasuk anggota keluarganya).

Qurban kolektif, dalam arti beberapa orang iuran untuk membeli seekor sapi kemudian disembelih untuk qurban, jelas ini bentuk qurban yang tidak benar. Kecuali jika jumlah peserta yang ikut iuran maksimal 7 orang. Jika lebih dari 7 orang, maka sisanya harus keluar. Jika hanya atas nama 7 orang, namun belum pindah kepemilikan, maka tidak bisa dijadikan qurban, karena sapi ini dimiliki banyak orang.

Bagaimana cara mengetahui pindah kepemilikannya ?

Kita bisa lihat dari tanggung jawab mereka terhadap hewan tersebut. Jika 7 orang ini bertanggung jawab secara penuh pada hewan tersebut, berarti telah terjadi pindah kepemilikan. Sehingga jika ada hal yang tidak diinginkan, baik kematian, cacat, atau hilang, maka yang menanggung hanya 7 orang tersebut.

Sumber :  Fiqih Islam H. Sulaiman Rasyid (Hukum Fiqih Lengkap)

 

(Red. Sayidah)

Artikel lainnya pada periode ini
Scroll kebawah untuk melihat semua artikel dalam list ini..

Artikel lainnya


Scroll keatas / bawah untuk melihat seluruh daftar isi artikel ini ..
Rekening QUIS Pusat (Jakarta)
Bank BCA 603 084 1199
Bank Mandiri 101 000 1010 204
a/n. Yayasan Daarul Qur'an Indonesia
QUIS - Qurban Istimewa | PPPA Daarul Qur'an

Gedung QUIS Daarul Qur'an - Kawasan Bisnis CBD Ciledug | Blok C5 No.3 Jl. HOS Cokroaminoto, Karang Tengah, Kota Tangerang 15157. Telp. ( 021 ) 7300 686 ( Hunting ), Fax. ( 021 ) 7344 4858