Artikel Quis
Qurban Istimewa di Kampung Laut, Cilacap
Updated  23 Agustus 2016 ( 1.016 ) views

"Weduse teka, weduse teka (kambingnya datang)," seru Anjar (9) heboh menyambut kedatangan 35 ekor domba dari Program Qurban Istimewa (Quis) Daarul Qur'an di Pelabuhan Sleko, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (23/9). Anjar yang ditemani ayahnya, adalah warga Desa Ujung Alang, Kampung Laut, Cilacap. Bocah ini mengaku baru pertama akan melihat puluhan hewan ternak dipotong di desanya saat Idul Adha. Tahun-tahun sebelumnya,  jikapun ada, paling beberapa ekor saja.

Ujung Alang terletak di antara Nusakambangan dan daratan Cilacap. Untuk mencapai desa ini harus menggunakan perahu motor atau compreng. Butuh waktu dua jam perjalanan dari Pelabuhan Sleko dengan menyisir Pulau Nusakambangan untuk sampai ke Ujung Alang. Sampai tahun 70-an, kediaman warga Kampung Alang berupa rumah-rumah panggung di atas pinggiran laut. Tinggi tonggak yang berfungsi sebagai pondasi bisa mencapai 3 meter.

Warga lalu sedikit demi sedikit menguruk laut dengan tanah dari areal hutan sekitar. Mereka merindukan hidup di daratan. "Kami ingin merasakan lantai keramik, seperti warga di kota," ujar Kris, salah satu penduduk setempat. Kini, setelah dua tahun pengurukan, kampung laut Ujung Alang tak ubahnya seperti kawasan daratan. Jalan kampung dikeraskan dengan coneblock. Rumah warga pun berlantai keramik.

Namun, lama-lama bangunan warga terdegradasi lantaran daratan urukan itu ambles. Banyak rumah warga yang daun jendelanya sudah sejajar dengan lantai. Kehidupan warga secara ekonomi memprihatinkan. Sebagian besar warga berprofesi sebagai nelayan, kebanyakan kau tua. Sedang anak muda lebih memilih merantau ke Batam atau Jakarta. Tidak ada air bersih di desa ini. Untuk mencukupi kebutuhan air warga harus mencari hingga ke Nusakambangan, atau membeli Rp 55 ribu untuk 5000 liter air.

Widodo (37) takmir Masjid Al-Furqon yang menjadi tempat utama penyembelihan hewan Qurban, mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya sangat kesulitan dalam membagi daging hewan bagi 1000 warga. "Alhamdulillah, saat Pak Zali datang dan menyatakan akan ada bantuan hewan ternak dari Quis Daarul Quran, saya lega. Tahun ini warga merasakan daging qurban secara merata," ujarnya.

Keesokan harinya, Rabu (24/9), anak-anak dan para orangtua sudah berkumpul dilapangan Masjid Al-Furqon, setelah sebelumnya melaksanakan shalat Idul Adha di lapangan SDN 03 Ujung Alang. Baju takwa dan sarung kaum bapak telah berganti kaos oblong dan celana olahraga. Mereka yang ditunjuk sebagai panitia membawa pisau, golok dan senjata tajam lainnya untuk menyembelih hewan qurban.

Tepat pukul 08.00 WIB satu persatu kambing disembelih. Takbir berkumandang dari mulut mungil puluhan anak-anak. Sementara kaum ibu sudah bersiap dengan bumbu masak untuk menyiapkan makan bersama saat siang nanti. Senyum lega tak lepas-lepas dikembangkan oleh Selamet Ardho (32), ketua tim pemotongan hewan ternak. Di tangannya terpegang nama calon penerima hewan qurban. "Insya Allah tahun ini semua akan kebagian hewan qurban. Bahkan kita bisa membagi potongan daging ke desa sebelah yang kekurangan," ujar Ardho dengan senyumnya.

"Terimakasih para pequrban dan jamaah Quis Daarul Quran yang telah mengirim hewan qurban. Semoga semuanya berbalas keberkahan dan pahala setimpal dari Allah SWT."

Photo dalam artikel ini ..

Artikel lainnya pada periode ini
Scroll kebawah untuk melihat semua artikel dalam list ini..

Artikel lainnya


Scroll keatas / bawah untuk melihat seluruh daftar isi artikel ini ..
Rekening QUIS Pusat (Jakarta)
Bank BCA 603 084 1199
Bank Mandiri 101 000 1010 204
a/n. Yayasan Daarul Qur'an Indonesia
QUIS - Qurban Istimewa | PPPA Daarul Qur'an

Gedung QUIS Daarul Qur'an - Kawasan Bisnis CBD Ciledug | Blok C5 No.3 Jl. HOS Cokroaminoto, Karang Tengah, Kota Tangerang 15157. Telp. ( 021 ) 7300 686 ( Hunting ), Fax. ( 021 ) 7344 4858