Artikel Quis
Adab Menuju Tempat Shalad Idul Adha
Updated  10 September 2016 ( 1.389 ) views

Ada beberapa adab dalam pelaksanaan salat idul adha salah satunya adab ketika berangkat menuju tempat shalat baik di masjid maupun di lapangan. Antara lain sebagai berikut :

  1. Berangkat dan pulangnya mengambil jalan yang berbeda. Dari Jabir bin Abdillah radliallahu ‘anhuma : “Bahwa Nabi SAW ketika hari raya mengambil jalan yang berbeda (ketika berangkat dan pulang).” (HR. Bukhari)
  2. Dianjurkan bagi makmum untuk datang di lapangan lebih awal. Adapun imam, dianjurkan untuk datang agak akhir sampai waktu shalat dimulai. Karena imam itu ditunggu bukan menunggu. Demikianlah yang terjadi di zaman Nabi SAW bersama para sahabat.
  3. Bertakbir sejak dari rumah hingga tiba di lapangan, termasuk sunah, bertakbir di jalan menuju lapangan dengan mengeraskan suara.
  4. Adapun para wanita maka dianjurkan tidak mengeraskannya sehingga tidak didengar laki-laki. Dalil lainnya: Riwayat yang shahih dari Ibnu Umar, “Bahwa beliau mengeraskan bacaan takbir pada saat Idul Fitri dan Idul Adha ketika menuju lapangan, sampai imam datang.” (HR. Ad-Daruquthni dan al-Faryabi dan dishahihkan al-Albani).
  5. Riwayat dari Muhammad bin Ibrahim, “Bahwa Abu Qotadah radliallahu ‘anhu berangkat shalat Id dan beliau bertakbir hingga tiba di lapangan.” (HR. al-Faryabi dalam Ahkamul Idain)
  6. Tidak boleh membawa senjata, kecuali terpaksa. Dari Said bin Jubair, beliau mengatakan : “Kami bersama Ibnu Umar, tiba-tiba dia terkena ujung tombak di bagian telapak kakinya. Maka aku pun turun dari kendaraan dan banyak orang menjenguknya. Ada orang yang bertanya: Bolehkah kami tau, siapa yang melukaimu? Ibnu Umar menunjuk orang itu: Kamu yang melukaiku. Karena kamu membawa senjata di hari yang tidak boleh membawa senjata…”(HR. Bukhari). Al-Hasan al-Bashri mengatakan: Mereka dilarang untuk membawa senjata di hari raya, kecuali jika mereka takut ada musuh. (HR. Bukhari secara mu’allaq)

Ada beberapa sunnah dalam pelaksanakan ibadah shalat idul adha yaitu :

  • Disunnahkan untuk mengeraskan bacaan takbir sampai imam datang (mulai shalat).
    sebagaimana dalam sebuah riwayat Dari Nafi’, Bahwa Ibnu Umar beliau mengeraskan bacaan takbir pada saat Idul Fitri dan Idul Adha ketika menuju lapangan, sampai imam datang.” (HR. ad-Daruquthni dan al-Faryabi dan dishahihkan al-Albani)
  • Dari al-Walid, bahwa beliau bertanya kepada al-Auza’i dan Imam Malik tentang mengeraskan takbir ketika hari raya. Keduanya menjawab : Ya, boleh. Abdullah bin Umar mengeraskan takbir ketika Idul Fitri sampai imam keluar. (HR. al-Faryabi)
  • Tidak ada adzan dan qamat ketika hendak shalat Dari Jabir bin samurah radliallahu ‘anhu, beliau mengatakan : ”Saya shalat hari raya bersama Nabi SAW beberapa kali, tidak ada adzan dan qamat.” (HR. Muslim). Ibnu Abbas dan jabir bin Abdillah mengatakan : Tidak ada adzan ketika Idul Fitri dan tidak juga Idul Adha. (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Tidak ada shalat sunah qabliyah dan ba’diyah di lapangan. Dari Ibn abbas, Nabi SAW menuju lapangan ketika Idul Fitri, kemudian shalat dua rakaat. Tidak shalat sunah sebelum maupun sesudahnya. Dan beliau bersama Bilal. (HR. Bukhari dan al-baihaqi). Imam Ibnul Qoyim mengatakan : Nabi SAW maupun para sahabat, tidaklah melakukan shalat apapun setelah mereka sampai di lapangan. Baik sebelum shalat Id maupun sesudahnya. (Zadul Ma’ad, 1/425)

Demikian beberapa adab dan hal yang di sunahkan dalam pelaksanaan shalat idul adha, semoga Allah senantiasa melimpahkan keberkahanya untuk kita semua. Dan amalan yang kita lakukan menjadi ibadah yang tak sia - sia. Amiin. (Sydh)
 

Photo dalam artikel ini ..

Artikel lainnya pada periode ini
Scroll kebawah untuk melihat semua artikel dalam list ini..

Artikel lainnya


Scroll keatas / bawah untuk melihat seluruh daftar isi artikel ini ..
Rekening QUIS Pusat (Jakarta)
Bank BCA 603 084 1199
Bank Mandiri 101 000 1010 204
a/n. Yayasan Daarul Qur'an Indonesia
QUIS - Qurban Istimewa | PPPA Daarul Qur'an

Gedung QUIS Daarul Qur'an - Kawasan Bisnis CBD Ciledug | Blok C5 No.3 Jl. HOS Cokroaminoto, Karang Tengah, Kota Tangerang 15157. Telp. ( 021 ) 7300 686 ( Hunting ), Fax. ( 021 ) 7344 4858