Artikel Aqiqah
Qurban, Persembahan Terbaik
Updated  02 September 2014 ( 606 ) views

Dari kisah pengorbanan Nabi Ibrahim as, Rasulullah SAW mengajak umatnya untuk mempersembahkan qurban terbaik. Misalnya dari segi hewan qurban. Berdasarkan hadits-hadits Nabi SAW, para ulama menyimpulkan prioritas keutamaan hewan qurban berturut-turut adalah onta, lalu sapi, baru kemudian kambing/domba, untuk qurban perorangan (Shahih Fiqih Sunnah, II/374).

Umur ternak yang hendak diqurbankan harus mencukupi, yaitu mendekati 2 tahun untuk kambing/domba, hampir 3 tahun untuk sapi/kerbau, dan sudah berumur 5 tahun untuk unta (Sayyid Sabiq, 1987; Mahmud Yunus, 1936). 

Hewan qurban juga musti sehat. Tidak boleh cacat semisal buta mata walau cuma sebelah, pincang jalannya, kurus, tanduknya patah, kupingnya tercuil, hidung atau ekornya terpotong (Abdurrahman, 1990; Al-Jabari, 1994; Sayyid Sabiq, 1987). Untuk itu, sebaiknya ternak qurban sudah diperiksa tim medis dan mendapat sertifikat bebas penyakit berbahaya seperti anthrax, mad cow, atau penyakit mulut dan kuku.

Namun hewan yang dikebiri (al maujuu’ain) boleh dijadikan qurban. Sebagaimana Rasulullah pernah berqurban dengan dua ekor kibas yang gemuk, bertanduk, dan telah dikebiri (HR Ahmad dan At-Tirmidzi). 

Yang terbaik adalah hewan qurban nan sehat dan gemuk. ”Dulu kami di Madinah biasa memilih hewan yang gemuk dalam berqurban. Dan memang kebiasaan kaum muslimin ketika itu adalah berqurban dengan hewan yang gemuk-gemuk” (HR Bukhari dari Abu Umamah bin Sahl). 

Dari segi jumlahnya, semakin banyak qurban tentu kian lebih baik. abi s.a.w pernah berqurban dengan 100 ekor onta; 63 ekor onta dari Nabi s.a.w, 37 untuk ‘Ali bin Abu Thalib.  Nabi pernah juga berqurban dengan 33 ekor onta. Dilain kesempatan, Rasulullah s.a.w pernah juga berqurban dengan 5 atau 6 ekor onta, pernah juga 19 onta pada tahun yang lain. Sa'ad Al-Qurdzi RA melaporkan tempat sembelihan Nabi s.a.w saat itu adalah di lorong perkampungan Bani Zureiq (Sunan Ibnu Majah 3156), lalu di musholla khusus di arah timur Masjid Nabawi di Madinah, yang kemudian dipusatkan di area jamarat ketika musim haji di wilayah 'Aziziyah di Mekkah. 

Kita membutuhkan banyak qurban, mengingat banyak korban bencana alam maupun kemanusiaan yang perlu disentuh hatinya dan disusutkan airmatanya dengan daging qurban. 

Tentu tak elok, bila qurban menumpuk di satu daerah, apalagi di perkotaan yang rata-rata penduduknya berkecukupan. Karena itu, QUIS Sejuta Manfaat menyasar qurban untuk komunitas yang terbina (Ponpes Tahfidz Qur’an, Rumah Tahfidz, dan Rumah Qur’an) dan warga dhuafa yang paling membutuhkan (penduduk daerah minus, kritis, korban bencana dan malgizi).

Semoga kita memilih berqurban dengan yang terbaik di semua aspeknya, sehingga ibadah kita adalah kesatuan amal yang terbaik selamanya. Seperti dikatakan tokoh dunia mendiang Abraham Lincoln:  do the very best I know how, the very best I can; and I mean to keep on doing so until the end.

Artikel lainnya pada periode ini
Scroll kebawah untuk melihat semua artikel dalam list ini..

Artikel lainnya


Scroll keatas / bawah untuk melihat seluruh daftar isi artikel ini ..
Rekening QUIS Pusat (Jakarta)
Bank BCA 603 084 1199
Bank Mandiri 101 000 1010 204
a/n. Yayasan Daarul Qur'an Indonesia
QUIS - Qurban Istimewa | PPPA Daarul Qur'an

Gedung QUIS Daarul Qur'an - Kawasan Bisnis CBD Ciledug | Blok C5 No.3 Jl. HOS Cokroaminoto, Karang Tengah, Kota Tangerang 15157. Telp. ( 021 ) 7300 686 ( Hunting ), Fax. ( 021 ) 7344 4858