Artikel Aqiqah
Aqiqah DAQU di Dusun Baran
Updated  18 Juni 2015 ( 609 ) views

Dusun Baranmasuk wilayah Desa Kedoya Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung Propinsi Jawa Timur. Berada di lereng bukit yang masuk kawasan Gunung Wilis, kurang lebih 25 km barat daya kota Tulungagung. Memandang kebawah dari dusun ini, kota Tulungagung seolah berada dalam hamparan ngarai yang subur nan hijau. Sangat kontras dengan keadaan alam dusun ini terlebih  bila  musim kemarau tiba. Yang nampak adalah tetumbuhan yang merangas dan guguran daun kering menghiasi jalanan  berbatu dan juga menghiasi tiap pekarangan rumah. Meski demikian  masih beruntung warga dusun ini tidak kesulitan air bersih meski harus menuruni bukit karena jauh di bawah sana ada sungai bening mengalir sepanjang masa.

Rumah-rumah warga mengerombol 4-5 rumah atau lebih di satu sisi bukit dan yang lainnya menggerombol di sisi bukit yang lainya. Mayoritas bangunan rumah warga berdinding tembok sederhana atau papan kayu. Bahkan tidak sedikit yang masih mengunakan bilik bambu. Hanya sedikit yang beruntung bisa membangun rumah beton yang bagus, termasuk tuan rumah Aqiqah Istimewa  kali ini, P. Muhsin, meski hanya kuli batu dan istrinya buruh tani.

Mata pencaharian utama warga dusun Baran adalah buruh tani, pekebun, kuli bangunan sambil menjadi buruh jahit. Untuk menjadi buruh jahit mereka harus mengambil dari sentra konveksi yang banyak terdapat di pusat kota Tulungagung dan mengerjakannya di rumah sendiri di waktu malam atau di waktu senggang. Seperti umumnya kaum buruh, kehidupan mereka begitu sederhna. Tapi jangan tanya keuletan kerja mereka. Merekalah yang mengolah lahan tadah hujan di sekeliling bukit hingga celah-celahnya.

Di Musim penghujan kebun palawija menyebar disekitar rumah-rumah mereka hingga di atas bukit. Di musim kemarau  hanya tanaman ketela pohon yang mereka tanam. Itupun tidak terlalu bisa diharapkan. Di musim ini pengerjaan ladang hampir tidak ada kecuali ladang di bawah bukit yang dekat dengan sungai. Maka pasti para buruh tani tak ada kerjaan hingga musim penghujan tiba. Apa daya jika tak ada pemasukan sedangkan kebutuhan sehari-hari tak lagi bisa ditunda. Beginilah nasib buruh tani. Untungnya para istri masih ada kerja sambilan sebagai buruh jahit. Jika tidak maka tak terbayangkan apa yang terjadi. Persis yang dikahwatirkan Nabi Muhammad SAW ”Hampir-hampir kemiskinan itu menyebabkan kekufuran”.

Nah, kemiskinan biasanya beranak pinak dalam bentuk berbagai problema sosial antara lain rendahnya pendidikan, rendahnya life skill, dan berujung pada rendahnya daya saing dalam meraih pekerjaan. Tak ada pekerjaan berarti tak ada pendapatan. Disisi lain godaan gaya hidup serba nyaman yang mereka tonton di televisi tak bisa mereka elakkan.

Dakwah Islam di Desa ini cukup berat. Disamping kendala medan yang berbukit-bukit, masalah utama adalah kuatnya pengaruh budaya perdukunan. Di dusun ini masih terdapat anggapan bahwa Islam telah menjajah tanah Jawa. Jika tak ada Islam Majapahit pasti masih Jaya. Apalagi di era 40-an hingga 60an pernah menjadi basis PKI. Meski dakwah kian gencar, termasuk oleh Yayasan kami, anggapan seperti itu masih sering muncul dalam ucapan, sikap dan pandangan-pandangan yang miring terhadap Islam.

Untungnya beberapa tokoh, terutama warga pendatang, kini berhasil memelopori dan menjaga tata nilai sosial yang bersumber dari nilai-nilai Islam. Bahkan kini dakwah semakin  tumbuh dan harapan pun kian menguat di dusun ini. Maka kehadiran Program Aqiqah Istimewa PPPA di dusun ini menjadi pendukung dan penguat keyakinan bahwa masih ada saudara mereka seiman yang mau menyapa mereka, bersilaturrahim dengan mereka meski hanya lewat kambing aqiqah. Semoga ini menjadi  modal mereka untuk berdamai dengan kemiskinan sehingga tidak muncul problema sosial yang lebih berat.

 

FAJAR AFIFUDIN

Artikel lainnya pada periode ini
Scroll kebawah untuk melihat semua artikel dalam list ini..

Artikel lainnya


Scroll keatas / bawah untuk melihat seluruh daftar isi artikel ini ..
Rekening QUIS Pusat (Jakarta)
Bank BCA 603 084 1199
Bank Mandiri 101 000 1010 204
a/n. Yayasan Daarul Qur'an Indonesia
QUIS - Qurban Istimewa | PPPA Daarul Qur'an

Gedung QUIS Daarul Qur'an - Kawasan Bisnis CBD Ciledug | Blok C5 No.3 Jl. HOS Cokroaminoto, Karang Tengah, Kota Tangerang 15157. Telp. ( 021 ) 7300 686 ( Hunting ), Fax. ( 021 ) 7344 4858